Showing posts with label adakah kita mencintai orang yang sama?. Show all posts
Showing posts with label adakah kita mencintai orang yang sama?. Show all posts

Saturday, October 23, 2010

andai kau tahu

Ketika Nabi Muhammad SAW sedang duduk bersama para sahabat, diantaranya saidina Umar, Uthman, Ali, Abu Bakar dan yang lain2nya, lalu kemudian baginda bertanya kepada para sahabat.

“wahai sahabatku, tahukah kalian siapakah hamba Allah yang mulia di sisi Nya?”

Para sahabat terdiam. Lalu kemudian salah seorang daripada mereka bersuara.

“para malaikat ya Rasulullah.merekalah yang mulia”

Baginda berkata, “ya. Para malaikat itu mulia kerana mereka dekat dengan Allah. Mereka sentiasa bertasbih dan beribadah kepada Allah. Sudah tentu malaikat itu mulia, tapi bukan mereka yang aku maksudkan”

Lalu kemudian para sahabat kembali terdiam. Tiba2 seorang sahabat pula berkata “tentulah para Nabi yang mulia di sisi Nya ya Rasulullah”

Nabi Muhammad tersenyum dan berkata, “ya, para Nabi itu mulia.mereka adalah utusan dari Allah. Sudah tentu mereka mulia. Tapi ada lagi yang mulia selain mereka”

Para sahabat terdiam lagi lalu bertanya “siapa lagi yang mulia ya Rasulullah? Apakah kami para sahabatmu yang mulia itu ya Rasulullah?”

Baginda memandang wajah sahabat satu persatu dengan penuh kasih sayang. Lalu Baginda berkata “tentulah kalian mulia. Kalian dekat denganku malah kalian banyak mebantu perjuanganku. Bagaimana mungkin kalian tidak mulia. Tapi ada lagi yang lain yang mulia selain kalian”

Para sahabat terdiam semuanya. Mereka tak mampu berkata apa2 lagi.

Lalu tiba2 Nabi Muhammad SAW menundukkan wajahnya dan menangis di depan para sahabat. Penuh sayu para sahabat pun bertanya “kenapa kau menangis ya Rasulullah?”

Baginda mengangkat wajahnya. Kelihatan air mata berlinangan membasahi pipi dan janggut Baginda.

“wahai sahabatku, tahukah kalian siapakah yang mulia itu? Mereka adalah manusia2 yang akan lahir lama selepas kewafatanku nanti. Mereka terlalu mencintai Allah dan tahukah kalian mereka tidak pernah memandangku. Mereka tidak pernah melihat wajahku. mereka hidup tidak dekat denganku sebagaimana kalian.Tapi mereka begitu rindu kepadaku. Dan saksikanlah wahai sahabatku semua, aku pun rindu kepada mereka. Dan mereka, mereka yang mulia itu adalah UMATKU.”